Senin, 09 Februari 2015

Nerabas Semak2 Setinggi Kepala…(Sabtu-7 Februari 2015)



Sebenarnya dalam perjalanan Sabtu (7/2/2015) lalu tidak ada planning mau kemana. Hanya mengikuti arah roda berputar, dari situlah perjalanan mulai mengalir. Eh saking ngawurnya jalan masuk ke kebun Sengon, persisnya yang mengarah ke pinggir Kali Cikeas, perbatasan Bogor-Depok.

            Biasanya kawan-kawan goweser mengenal jalur itu sebagai japingkal (jalur pinggir kali). Tapi setelah menerabas kawasan tersebut, sepertinya jalur itu sudah jarang dilalui.  Ini dibuktikan dengan semak-semak dan ilalang yang sudah menutupi rute. Bahkan, ketinggiaan rumput sudah mencapai kepala orang dewasa.

            Maka tak heran, kaki pada gatal2 kebeset semak2. Belum lagi nyamuk2 kebon yang segede ibu jari nggak berhenti nyentut badan, khususnya bagian kaki. Sebenarnya yang dikhawatirkan dalam perjalanan itu ketemu ular hijau yang biasa ada di dedaunan dan ranting2 pohon. Beruntung ngak ketemu ular kayak gitu. Selain gigitannya nyaris nggak ketahuan, bisanya juga sangat mematikan kalo nggak segera ditanggulangi.
           
Di tengah perjalanan sempat terjadi insiden kecil yakni, mendadak sebuah batang pohon sengon yang sudah rapuh patah dan nyaris menimpa Mas Nur. Tapi accident itu bisa tertangani lantaran tangan Mas Nur refleks menangkap batang berdiameter sekitar 5 cm tersebut.
           
Nah yang jalan kemarin di antaranya Mas Nur, DjoeniE, dan Arip. Di Warung Romod ketemu Aki Slamet dan Mas Andi. Keduanya bermain di kawasan Kranggan. Dah segitu dulu ceritanya. Next nyambung lagi…

Regards

djoeniE







































           


           

             

Tidak ada komentar: